KesehatanKecantikanTips

Menyibak Khasiat Tomat

Buah tomat tentu tidak asing lagi bagi kita. Selain dimanfaatkan sebagai buah, tomat pun layak dimasak sebagai sayur atau bahkan diolah menjadi campuran bumbu masakan untuk menambah citarasa masakan yang dihidangkan. Hampir semua makanan dan masakan mulai dari sup sampai selada buah biasa disajikan dengan tomat, karena cita rasanya yang segar dan menyehatkan, di samping manfaatnya sebagai sumber vitamin dan mineral. Itulah sebabnya, banyak orang percaya bahwa buah tomat perlu dikonsumsi bila seseorang ingin menurunkan berat badannya atau ingin berperawakan langsing.

Tanaman tomat pertama kali ditemukan di celah-celah bebatuan di Pegunungan Peru, Amerika Selatan. Buah yang juga termasuk sayuran ini pun kemudian ditemukan pula tumbuh di Meksiko. Penduduk asli Meksiko yang merupakan bangsa Indian suku Aztecs menyebutnya dengan nama xitomatle, yang kemudian dalam perkembangannya disebut dengan tomato (dalam bahasa Spanyol), oleh bangsa Spanyol yang saat itu baru saja mendirikan koloni di Meksiko (Amerika Selatan). Buah tomat ini pun kemudian dibawa ke daratan Eropa, ditanam di Spanyol dan mulai mulai dikenal luas oleh masyarakat Eropa dan mulai banyak digunakan sebagai bahan tambahan dalam masakan untuk menambah citarasa.

Setelah cukup populer di Spanyol, tanaman tomat pun mulai dikenal di Italia sebagai campuran bahan saus pembuat pizza dan saus spaghetti, setelah sebelumnya orang Italia menggunakan saus bolognaise yang terbuat dari susu dan keju. Kini pizza dan spaghetti khas Italia dikenal mempunyai dua macam tipe saus, yaitu saus bolognaise dan saus tomat. Saus bolognaise yang terbuat dari tepung terigu, susu dan keju, lazimnya diguyurkan pada spaghetti dan pizza yang menggunakan topping daging dan sosis, sementara saus tomat kental yang terbuat dari puree tomat (tomat yang dihancurkan menjadi semacam bubur) lazimnya diguyurkan pada spaghetti dan pizza yang menggunakan topping potongan daging ikan. Saus tomat ini umumnya banyak disukai oleh orang Italia yang mendiami Pulau Sicillia, dan banyak digunakan sebagai saus pada spaghetti dan pizza bertopping potongan daging ikan, karena mayoritas orang Sicillia bermatapencaharian sebagai nelayan. Bahkan masakan ikan sardin yang terkenal itu konon juga berasal dari Sicillia (Italia), di mana ikan sardin dimasak bersama irisan buah tomat dan puree tomat hingga masak dan lezat citarasanya.

BUAH CINTA

Dari Italia, buah tomat pun kemudian menyeberang ke Perancis. Orang Perancis yang juga gemar memasak percaya bahwa buah tomat juga mempunyai khasiat aphrodisiak atau pembangkit birahi seks. Itulah sebabnya, di Perancis, buah tomat juga dikenal dengan julukan “Pomme d’amour” (buah cinta). Di Perancis, buah tomat umumnya juga dimanfaatkan sebagai bahan pembuat saus pelengkap masakan selain digunakan sebagai buah pencuci mulut, bahan pembuat puding ataupun dicampurkan dalam selada buah. Setelah cukup populer di Eropa, buah tomat pun semakin dikenal dunia. Di Amerika, buah tomat banyak dimanfaatkan sebagai sup tomat atau bahan campuran dalam pembuatan sup sayur. Lambat laun, konsumsi buah tomat pun akhirnya menjadi semacam tradisi. Bahkan pada sekitar tahun 1959, popularitas buah tomat semakin booming. Di Amerika terjadi keranjingan akan masakan sup tomat, di mana masyarakat semakin menggemari citarasa lezat dari sup tomat ini, sehingga tak kurang dari 10 milyar piring sup tomat telah dikonsumsi oleh masyarakat Amerika pada tahun itu, dan jumlah ini semakin bertambah terus hingga masa sekarang.

KHASIAT TOMAT

Sungguh banyak khasiat dan manfaat yang terkandung dalam buah tomat yang persentase terbanyaknya terdiri dari kandungan air. Tomat mengandung vitamin C dalam jumlah sedang, yaitu kira-kira 35 miligram (bandingkan dengan buah jeruk mengandung 150 miligram vitamin C). Vitamin C yang terkandung dalam buah tomat bermanfaat untuk memelihara kesehatan gusi dan gigi, mempercepat sembuhnya luka, menyembuhkan penyakit batuk maupun penyakit-penyakit yang disebabkan alergi serta meningkatkan imunitas dan daya tahan tubuh (antibodi) terhadap penyakit.

Buah tomat juga mengandung vitamin A sebanyak 1600 unit pada tomat yang sedang besarnya. Oleh karena itulah, maka buah tomat bila dikonsumsi secara teratur, dipercaya dapat menghindarkan seseorang dari penyakit rabun senja. Selain kandungan vitamin, buah tomat juga mengandung aneka mineral bermanfaat seperti zat besi, kalsium, fosfor dan cobalt. Tomat pun dikenal juga sebagai tonikum yang bermanfaat untuk mengusir rasa lelah dan pegal-pegal pada persendian akibat pekerjaan fisik yang berat.

Semangkuk kecil atau segelas jus buah tomat mengandung 50 kalori, sangat cocok dikonsumsi sebagai minuman di antara waktu makan sebagai pengganti camilan untuk mengenyangkan perut, namun tidak menggemukkan. Satu buah tomat ukuran sedang yang matang, bisa juga dimanfaatkan sebagai selada buah yang menyegarkan.

Di Meksiko, buah tomat pun dikenal sebagai bahan pembuat makanan khas Meksiko, yaito ayam guacamole yang cukup terkenal. Ayam dipanggang atau diungkep, kemudian dilumuri dengan bumbu berupa campuran tomat, alpukat, bawang, garam, dan jeruk limau, serta taburan irisan bawang bombai dan kacang ulek yang sudah disangrai. Rasanya sungguh lezat, gurih dan menyegarkan. Semangkuk sup tomat ala American Style mengandung 90 kalori, merupakan penghangat tubuh pada malam-malam yang dingin serta menghindarkan tubuh dari sariawan dan panas dalam.

Sup tomat biasa disantap bersama roti kering dan terkadang juga dicampur dengan susu untuk menambah rasa gurihnya. Dewasa ini di banyak pasar swalayan telah dengan mudah dijumpai aneka jenis olahan buah tomat, ada yang berupa tomat kalengan dan ada juga yang berupa tomat puree.

Tomat kalengan mengandung 50 kalori dan bisa dimanfaatkan sebagai bahan berbagai macam makanan olahan. Tomat puree adalah buah tomat yang sudah dihaluskan sehingga menyerupai bubur, dan biasa digunakan sebagai campuran bahan pembuat saus masakan, selain saus tomat botolan. Tomat puree mengandung 90 kalori, dan biasa dimasak sebagai bahan saus untuk aneka jenis masakan Italia seperti lasagna, spaghetti, ravioli, tagliateli, gnocci, dan juga pizza.

Buah tomat diperkenalkan bangsa Eropa yang datang ke Indonesia, dan sejak saat itu buah ini pun dikonsumsi secara luas di Indonesia, dan dijadikan campuran berbagai masakan khas Indonesia, mulai dari sup sayur, sayur asem, pepes ikan, ikan asam manis, hingga bahan pembuat sambal.

KANDUNGAN TOMAT

1 butir tomat ukuran sedang, mengandung 30 kalori, 1600 miligram vitamin A, dan 35 unit vitamin C
1 kaleng tomat kalengan, mengandung 50 kalori, 2500 miligram vitamin A, dan 40 unit vitamin C
1 gelas air tomat/jus tomat, mengandung 50 kalori, 2500 miligram vitamin A, dan 40 unit vitamin C
1 mangkuk kecil sup tomat, mengandung 90 kalori, 1200 miligram vitamin A, dan 10 unit vitamin C
1 kaleng puree tomat (kurang lebih satu mangkuk kecil), mengandung 90 kalori, 4500 miligram vitamin A, dan 70 unit vitamin C

Postingan Terkait

Leave a Comment