Kesehatan

Berperang Melawan Obesitas |

Isu kesehatan menjadi perkara yang penting sekali dibicarakan, untuk kemudian dicari jalan keluarnya. Para ahli gizi dan kesehatan dunia pun semakin mewaspadai satu lagi kelainan kesehatan yang membahayakan masyarakat dunia, yakni obesitas.

Memang, para ahli belum ada kesepakatan mengenai penyebab utama obesitas. Namun, prevalensinya terus saja meningkat, khususnya di Asia. Sebagai bahan acuan, sebuah penelitian di Semarang pada tahun 2004 memperlihatkan bahwa obesitas pada anak mencapai 10,6% dan 17,3% pada orang dewasa. Dan peningkatan ini diyakini terjadi karena berkurangnya aktivitas fisik dan perubahan pola makan.

Tingginya peningkatan prevalensi obesitas di Asia inilah yang menyemangati pihak Hallmark Channel untuk memproduksi The Biggest Loser Asia (TBLA), serial reality show kompetisi penurunan berat badan. Tujuannya, memberikan kesempatan pada yang memiliki hasrat dan komitmen, untuk mengubah kehidupannya menjadi lebih baik. Terdapat 16 kontestan yang berhasil melewati audisi yang ketat itu, dua di antaranya berasal dari Indonesia.

Kami ingin memberikan inspirasi yang benar dan memotivasi penonton untuk menghargai kehidupannya, dengan menjadi lebih sehat. Ini kesempatan langka, tidak hanya untuk mengubah hidup peserta tapi juga para penonton di seluruh Asia. Selain mendapatkan tubuh sehat dan hadiah USD 100.000, pemenangnya juga akan menjadi juru bicara kampanye antiobesitas di Asia. Ayo Asia, bangkit dari kungkungan obesitas yang mematikan ini!

PENYEBAB OBESITAS

Obesitas atau kegemukan adalah saat badan menjadi gemuk (obese) yang disebabkan penumpukan adipose (adipocytes: jaringan lemak khusus yang disimpan tubuh) secara berlebihan. Jadi obesitas adalah penumpukan lemak berlebih dalam tubuh sehingga meningkatkan terjadinya berbagai gangguan kesehatan.

Setiap orang memerlukan sejumlah lemak tubuh untuk menyimpan energi, sebegai penyekat panas, penerap guncangan, dan fungsi lainnya. Perbandingan yang normal antara lemak tubuh dengan berat badan adalah sekitar 25-30% pada wanita dan 18-23% pada pria. Wanita dengan lemak tubuh lebih dari 30% dan pria dengan lemak tubuh lebih dari 25% dianggap mengalami obesitas.

Banyak sekali orang yang kerap melakukan reaksi berlebihan manakala dihadapkan pada obesitas. Bahkan ada pula yang frustasi karena sudah melakukan diet ketat dan mengkonsumsi ramuan atau obat-obatan penurun berat badan, namun bobot tubuh tidak juga menunjukkan penurunan. Padahal, yang seharusnya dilakukan adalah melihat dahulu faktor-faktor yang menjadi penyebab obesitas. Kurangnya gerak dan terlalu banyak mengkonsumsi lemak sangat mungkin menjadi penyebab utama. Tapi berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh para ahli, obesitas dapat juga dipengaruhi oleh :

Genetika
Kegemukan dapat diturunkan dari generasi sebelumnya pada generasi berikutnya di dalam sebuah keluarga. Hal ini dimungkinkan karena pada saat ibu yang obesitas sedang hamil, secara otomatis unsur sel lemak yang berjumlah besar dan melebihi ukuran normal akan diturunkan kepada bayi di dalam kandungan. Jadi apabila orangtua Anda menderita obesitas, jagalah selalu pola makan dan aktivitas Anda.

Usia
Metabolisme akan berkurang seiring bertambahnya usia Anda sehingga kebutuhan akan kaloripun turut berkurang.

Jenis Kelamin
Kebutuhan kalori pada laki-laki biasanya lebih banyak daripada wanita karena metabolisme yang terjadi di tubuhnya lebih cepat.

Penggunaan obat-obatan tertentu kadang dapat meningkatkan berat badan.
HARUS JADI VEGETARIAN ? TIDAK JUGA

Bristish Medical Association meneliti para vegetarian. Ditemukan fakta, mereka cendering lebih ramping, berat badan mendekati ukuran ideal, dan memiliki rata-rata obesitas yang rendah. Hal ini berkaitan dengan besarnya serat yang dikonsumsi, sedikitnya asupan lemak hewani, dan tidak mengkonsumsi minuman beralkohol.

Obesitas meningkatkan risiko terkena penyakit pembunuh nomor satu dunia, yaitu jantung, darah tinggi, dan kanker. Meskipun sudah mengurangi asupan lemak hewani, para vegetarian tetap harus menjaga porsi makannya karena bila berlebihan, obesitas mungkin saja terjadi.

HAL-HAL YANG BISA DILAKUKAN

Mulai hari ini
Berjalan kaki meski hanya 10 menit. Lakukan juga perubahan kecil seperti bangun tidur lebih pagi untuk berolahraga. Jika berhasil dilakukan, beri penghargaan pada diri Anda, misalnya perawatan di salon atau berbelanja pakaian – asal tidak membeli makanan tidak sehat

Jadi Juru Pantau
Mulai menghitung kalori dan catat apa saja yang Anda makan hari ini.

Tahan Godaan
Foto diri Anda hari ini, lalu cetak dan stempel di tempat yang terlihat. Jangan lupa, berilah tanggal dan bulan ketika foto itu dibuat. Lakukan hal yang sama seminggu atau dua minggu berikutnya. Perhatikan, adakah perubahan pada bentuk tubuh Anda hari ini.

Investasi
Belilah pakaian dan sepatu olahraga yang sesuai sehingga Anda merasa nyaman saat berada di gym atau luar ruangan untuk berolahraga.

Pasang CD
Lantunan lagu-lagu favorit, dipercaya dapat menambah semangat. Jangan memilih musik yang justru malah mengganggu konsentrasi Anda ketika berolahraga.

BOLEH DICOBA UNTUK DILAKUKAN

1. Stok makanan

Sediakan buah dan sayuran untuk seminggu. Simpan sayuran yang tahan lama seperti brokoli, kacang panjang, dan buncis, dalam pendingin. Masukkan di tempat yang berbeda: tomat, wortel, mentimun. Lalu potong buah-buahan agar siap disantap kapan pun.

2. Cooler di mobil

Supaya tidak tergiur membeli makanan siap saji ketika Anda sedang berada di luar rumah, letakkan lemari pendingin kecil di dalam mobil yang berisi buah dan sayuran siap santap.

3. Sedikit kelonggaran

Sekali dalam seminggu, tidak menjadi masalah jika Anda menyantap makanan lain yang berkalori tinggi.

4. Butuh dukungan teman

Lingkungan sangat mempengaruhi bisa tidaknya Anda melakukan ini semua. Minta saja bantuan pada teman nge-gym agar menegur Anda jika terlambat datang. Dengan begitu, Anda tak akan lagi melewatkan semenit saja untuk tidak berolahraga di gym, apalagi sampai tidak datang karena beragam alasan.

5. Ingat selalu

Selalu akan ada godaan yang sangat kuat untuk merusak pola makan yang benar yang sudah Anda ikuti serta rutinnya berolahraga. Jadi, ingatkan selalu pada diri Anda bahwa berat badan yang sekarang selalu mendatangkan banyak kesenangan dan Anda menjadi jauh lebih sehat dari yang sebelumnya.

 

Postingan Terkait

Leave a Comment