MotifasiTips

Aktifkan Sisi Kreatif Anda

cobadulu– Hampir separuh orang Inggris bekerja antara 9 hingga 11 jam dalam sehari. Dan berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik (BPS) yang berjudul Decent Work Indonesia, terungkap bahwa jumlah jam kerja pekerja Indonesia rata-rata 8 jam sehari dan 5 hari dalam seminggu. Bahkan menurut data BPS, jumlah pekerja di Indonesia yang bekerja lebih dari 48 jam perminggu semakin meningkat setiap tahunnya. Dengan jam kerja yang padat seperti ini, menemukan hal yang bisa menyulut kreativitas tentu saja merupakan hal yang sulit. Gunakan tips untuk melatih pikiran ini untuk menyalakan “Bohlam” dikepala anda.

Jadilah orang yang penuh ide sekalipun berada dibawah tekanan

“Dalam pekerjaan saya, situasi ‘stuck’ adalah suatu norma,” ujar Professor Ian Stewart, seorang ahli matematika di University of Warwick. “Jadi saya berhenti dan melakukan sesuatu yang lain. Seperti memotong rumput atau mandi. Alam bawah sadar Anda akan terus bekerja, dan jika mendapatkan sesuatu, ia akan memberitahu Anda.”

Ketika deadline mepet, ciptakan “jarak psikologis” yang sama seperti yang dilakukan Stewart dengan menghabiskan waktu 30 menit untuk melakukan sesuatu yang benar-benar keluar dari topik. Baiklah, mungkin hal ini membuat lebih banyak hal atau masalah yang akan Anda hadapi, tapi secara ajaib, hal ini juga bisa memancing timbulnya inspirasi baru untuk menyelesaikan masalah sebelumnya.

Waktu menggunakannya

Sepanjang sore, plus gabungan beberapa hal yang membuat kepala Anda tidak berhenti berimajinasi. Timbulnya ide yang berlawanan, secara bersama-sama akan mengarah kepada jalan tengah yang menarik, yang barangkali tidak pernah Anda pikirkan sebelumnya.

Perjalanan Waktu Untuk Angle Yang Segar

“Saya mendengarkan radio selama enam sampai delapan jam sehari,” kata Heather Nevay, seorang seniman yang memiliki spesialisasi pada lukisan figuratif. “Kadang-kadang, kata atau kalimat yang keluar dari situ berdesing di dalam kepalaku,” Bagi Nevay, radio membangkitkan kenangan dan memiliki nilai sejarah – eksploitasi mental perjalanan waktu untuk mengatasi masalah dari sudut yang baru.

Perjalanan ke masa depan

Ketika membayangkan proyek jangka panjang coba latihan berikut : imajinasikan diri Anda sebagai seorang remaja, atau 10 tahun ke depan dari sekarang, untuk melihat seberapa berbedanya ‘Anda’ ketika mengatasi masalah. Bagaimana perubahan dalam kepribadian Anda mempengaruhi cara Anda artifisial ini memperluas perspektif Anda pada masalah.

Waktu menggunakannya

Mengembangkan lini produk baru, menemukan pendekatan baru dalam sistem uji coba, atau membuat perencanaan tahunan.

Mengumpulkan Setiap Inspirasi Yang Anda Temukan

“Saya ‘mengumpulkan’ informasi,” tutur desainer pakaian pria Alexia Hentsch, “dan saya mencari inspirasi dalam segala hal mulai dari blog sampai mengelilingi seluruh kota. Dengan timbunan ide-ide, saya merasa lebih mudah untuk berpikir lateral.”

“Orang lebih kreatif ketika diminta untuk memikirkan kembali ide-ide dalam berbagai cara sebanyak mungkin.”

Jadi pembual

Pendekatan Hentsch dikenal sebagai ‘konseptualisasi ulang’. Ini bukan tentang mengangkat ide besar-besaran, tetapi merangsang bank memori yang dapat Anda putar kembali untuk proyek-proyek Anda sendiri. Psikolog di University of Oklahoma menemukan bahwa orang lebih kreatif ketika diminta untuk memikirkan kembali ide-ide dalam berbagai cara sebanyak mungkin.

Waktu menggunakannya

Hari ketika Anda sedang menatap papan gambar kosong, atau menghadapi proyek multiaspek, misalnya perencanaan sebuah acara.

Mimpikan Mimpi Yang Lain

Niels Bohr, pemenang hadiah Nobel fisika dari Denmark, pernah berkata : “Sungguh ajaib bahwa kita telah menemukan sebuah paradoks. Sekarang kita punya beberapa harapan untuk membuat kemajuan.” Dengan kata lain, ia menemukan solusi untuk mengatasi masalah, dengan berpikir secara berlawanan.

Membuat yang sebaliknya menjadi menarik

Lakukan hal-hal yang semestinya tidak mungkin bisa dilakukan secara bersama-sama, dan temukan permata dari ketidaksesuaiannya. Cobalah untuk menyatukan hal yang tampaknya tidak kompatibel dan “Pertimbangkan hubungan, persamaan, dan hal-hal yang saling mempengaruhi tersebut,” kata Derm Barret, penulis buku The Paradox Process. Misalnya, berpikir ‘anggaran yang lebih kecil, tempat yang lebih besar’ ketika merencanakan meeting tahunan. Penelitian pada jurnal Thinking Skills and Creativity menemukan bahwa timbulnya ide yang berlawanan, secara bersama-sama akan mengarah kepada jalan tengah yang menarik, yang barangkali tidak pernah Anda pikirkan sebelumnya.

Waktu menggunakannya

Berusaha untuk memenangkan kembali klien atau proyek lintas departemen, untuk menghidupkan kembali lini produk yang lesu.

Ubah kekonyolan agar membuahkan hasil

“Kegilaan satu orang adalah realitas bagi orang lain,” menurut Tim Burton, pria yang entah bagaimana caranya bisa membuat film Mars Attacks keluar dari imajinasinya. Pelajarannya adalah bahwa hal yang tidak masuk akal (absurd) dapat menguntungkan.

Mental

Untungnya, Anda tidak harus berjalan-jalan dengan ikan yang ditempelkan ke wajah Anda. Cara mudah untuk memasukkan absurditas ke dalam pekerjaan Anda adalah melalui sebuah trik psikoterapi sederhana yang disebut ‘asosiasi bebas’. Ketika Anda berada di jalan buntu, habiskan lima menit untuk menuliskan setiap kata yang masuk ke pikiran Anda. Tonton juga film fantasi di malam hari, sebelum keesokan harinya Anda dan tim melakukan meeting untuk ide-ide besar. Dalam studi yang dipublikasikan jurnal Psychological Science, subjek diminta untuk membaca sebuah cerita yang tidak masuk akal karya Franz Kafka sebelum menyelesaikan tugas. Ternyata, secara ajaib mereka dapat melihat pola yang tidak bisa dilihat oleh orang lain.

Waktu menggunakannya

Brain-storming proyek atau produk baru, atau membangun sebuah paragraf yang berdampak ‘sangat penting’ dalam sebuah laporan.

 

Postingan Terkait

Leave a Comment